Mengapa Perempuan Hanya Di Dapur dan Kasur ? - Ricardus Keiya
-->

Monday, June 19, 2017

Mengapa Perempuan Hanya Di Dapur dan Kasur ?

author photo
Kehebatan Perempuan Kulit Hitam
Photo//diolah dari Sumber Internet
Ternyata kita (laki-laki)  lupa bahwa kaum perempuan memiliki kehebatan-kehebatan yang sebenarnya setara dengan Kaum pria. James Flynn, seorang ahli di pengujian IQ, mengemukakan bahwa sebetulnya tingkat rata-rata IQ perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki. Hal ini lah kemudian yang mendorong wanita bisa jauh memiliki perasaan peka di bandingkan kaum pria.
Bayangkan saja, dalam waktu yang bersamaan seorang perempuan bisa dapat mengurusi bayi, mereka juga dapat mengurusi suami, juga mengurusi rumah, selain harus mengurusi keuangan dan banyak lagi hal lainnya.  Kren kan, jika keseluruhan kegiatan tersebut dilakukan dalam waktu yang bersaamaan.   
Pertanyaannya adalah Apakah kaum pria bisa seperti mereka (perempuan) ? Sejauh  yang saya paham kaum pria menghabiskan waktu hanya untuk kerja (kalau pun ada kerjaan), selebihnya untuk urusan-urusan  yang lain di tangani oleh Kaum perempuan.
Kembali lagi ke persoalan  peka-nya perempuan dan soal kelebihan QI. Seharunya kaum pria bangga dengan perempuan yang memiliki  kehebatan-kehebatan yang tidak di miliki pria. Sayang-nya rasa peka para perempuan tersebut disalah fungsikan oleh para kaum pria.  Selama ini, paham yang kita bangun adalah bahwa perempuan adalah sosok yang lemah, Mereka hanya cocok untuk di pajang di dapur dan Kasur. Perempuan selalu di pandang (mungkin juga oleh paham budaya) sebagai seorang pelayan, meski mereka mengalami pendidikan yang tinggi.
Tulisan ini tidak untuk membandingkan siapa yang hebat, atau siapa yang tidak hebat, tulisan ini hanya ingin membuka cakrawala berfikir bawah mereka (kaum perempuan) adalah patner dalam rumah tangga, perempuan tidak dapat berjalan sendiri jika tidak ada Laki-laki begitu juga sebaliknya. Intinya adalah hidupnya peran rumah tangga tidak bisa lepas dari sosok wanita.

Baca Juga: Wanita Penakluk: Lyudmyla Mykhailivna Pavlychenko 
Sebenarnya Tak hanya kaum lelaki saja yang mampu berkontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan di dunia. Berbicara soal sosok perempuan, maka berikut ini adalah sosok dari pejuang-pejuang perempuan yang berhasil membanggakan dunia karena kepintaran yang mereka miliki. Harapan saya adalah  suatu saat nanti, Perempuan-perempuan pintar yang dari Papua bisa seperti mereka. AMIN.
Lansung saja. berikut nama-nama tokoh-tokoh perempuan yang berhasil membanggakan dunia. 
1.       Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson 
Kehebatan Perempuan Kulit Hitam
Photo//diolah dari Sumber Internet
Pernakah Anda menyaksikan (Kisa nyata)  film “Hidden Figures” karya Margot Lee Shetterly. Filim ini bercerita tentang sosok Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson, mereka adalah ilmuan wanita bekulit hitam yang berda dibalik kesuksesan Amerika (NASA)  untuk menaklukan dunia luar angkasa. Dari kecerdasann merekalah Amerika dapat sukses menaklukan Luar angkasa. Pada tahun 1961 astronot Alan Shepard menjadi orang AS pertama di luar angkasa. Keberhasilan tesebut menjadi pembukti bahwa ketiga wanita berkulit hitam tersebut adalah  ahli dalam  menghitung angka orbit. Mereka juga lah yang  menjadikan John Glenn sebagai orang (astronot)  AS pertama yang kembali ke bumi pada 1962.

2.       Marie Curie (1867-1934)
Wanita-wanita Hebat
Photo//diolah dari Sumber Internet
Marie Curie adalah Fisikawan asal Prancis yang lahir di Polandia. Dia merupakan penemu polonium dan radium. Karyanya tersebut telah menjadi   'jalan pembuka' ditemukannya X-ray. Dia juga perempuan pertama yang memenangkan Nobel dan masuk ke dalam dua kategori sekaligus, yaitu fisika dan kimia. Wao hebat bukan ?

3.       France A. Córdova (68 tahun)
Tokoh-tokoh wanita dunia
Sumber Photo Arizona State University
Ia merupakan Ilmuwan Astrofisika asal Amerika dan juga Pemimpin dari National Science Foundation. Ia diangkat ke posisi tersebut setelah bekerja sebagai peneliti X-ray dan sinar gamma yang sumbernya berasal dari pulsar. Córdova merupakan perempuan pertama dan termuda yang menjabat sebagai kepala peneliti di NASA dari 1993 hingga 1996. Ia juga diberi penghargaan tertinggi NASA, the Distinguished Service Medal.

4.       Nina Tandon (36 tahun)
Photo//diolah dari Sumber Internet
Nian tando berasal dari  Amerika. Dia  merupakan CEO dan co-founder dari EpiBone, perusahaan pertama di dunia yang dapat membuat tulang manusia tumbuh kembali untuk tujuan rekonstruksi rangka. Dia juga merupakan Profesor Teknik Listrik di Cooper Union dan juga pernah menjadi staf asosiasi peneliti postdoktoral di Columbia Univeristy.

Berharap suatu saat nanti, Perempuan-perempuan pintar yang dari Papua bisa seperti mereka. AMIN.

ricky , bogor 20/06/2017 
Berbagai sumber 

This post have 0 komentar

1. Dibutuhkan Kritik dan Saran Yang Membangun
2. Kritik dan Saran Harus Sesuai Konten Tulisan
3. Terima Kasih Telah Berkunjung
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post