UNTUK PAK GUBERNUR ENEMBE : BAPAK JANGAN HANYA MIRAS, MASIH ADA TOGEL PAK. - Ricardus Keiya
-->

Tuesday, April 12, 2016

UNTUK PAK GUBERNUR ENEMBE : BAPAK JANGAN HANYA MIRAS, MASIH ADA TOGEL PAK.

author photo
Menulis Fenomena Tentang Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe saat melihat hasil razia miras. (KabarPapua.co/Lazore)
Perkara ini dimulai ketika Gubernur Papua, Lukas Enembe mengumandangkan bahwa Papua akan diberlakukan aturan bebas MIRAS. Pak Lukas tidak bercanda dengan gertakannya, selang beberapa hari kemudian, Ia lalu menggerakan aparatnya untuk berjuang mencapai cita-cita mulianya. Gerakan membabi buta pun dilakukan, tak pandang bulu, toko-toko MIRAS pun hilang dalam sekejap. Pol PP dan aparat berhasil mewujudkan keinginan Pak Gubernur.

Operas besar-besaran pun terus di gelar, hasilnya, tak ada satu pun botol yang masih tersisa tetesan alkohol, semuanya dijerah habis. Untuk mengefektifkan perda tersebut, maka Pak Lukas  membentuk satgas yang terdiri dari 1000 hingga 2000 personil dan mereka akan bertugas mengawali jalan nya perda tersebut. 

Namun belakangan ini terdengar isu bahwa kebjakan Pak Gubernur itu, menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Ada pihak yang sepakat dan ada pihak yang menentang aturan tersebut.

"Ini kan aneh kalau hanya menggunakan Fakta integrtitas lalu melakukan eksekusi. Aturan pun  tidak ada sehingga kami menganggap ini tindakan semena-mena dari kelompok tertentu termasuk satgas" kata Yason Muabuay kordnator pengusaha dan pedagang minuman beralkohol Kota Jayapura. 

Menurut Yason, Pemerintah terlalu semena-menah melakukan penyitaan, apa mungkin mereka (PEMPROV) lupa jika sebenarnya  miras pun turut menyumbang pendapatan daerah, harusnya Pemerintah tidak melarang penjualan minuman keras melaikan melarang orang untuk mabuk. Sebab seberapa pun banyak nya minuman tetapi jika digunakan secara layak, maka tentu tidak akan membuat resah, yang salah itu yang minumnya berlebihan, tambah Yason. 

Bukan hanya Yason yang  kekecawaan. kekecewaan pun datang dari orang nomor satu di kota Jayapura. Beberapa waktu Wali kota Jayapura Benhur Tommy Manomerasa kecewa karena adanya penertiban ini. Namun kekecewaan nya bukan terletak pada larangan peredaraan Miras melainkan kekecewaan pada tindakan Pemprov yang tidak didahuluhi dengan konsultasi yang baik. Pria yang akrab di sapa BTM ini menambahkan, harusnya ada sosialisasi terlebih dahuluh sebelum dilakukakn "pembersihan".

Aturan sudah sah dan Pak Lukas tetap pada pemikirannya. saya sebagai gubernur berhak melndungi masyarakat saya, dan sangat jelas bahwa dari waktu ke waktu minuman keras terus membunuh orang Papua, jadi ini tugas saya, silakan kalian gugat, saya tidak takut. tegas Pak Lukas. Pak lukas juga menambahkan bahwa kebijakannya ini merupakan bagian dari revolusi mental. Kata Pak Lukas, jangan lupa Papua masih menjalankan OTSUS

Sekarang Siapa Yang Benar ?

Saya hanya ingin memeberi tanggapan saya tentang masalah yang tak kalah pentingg, masalah  ini menyangkut revolusi mental seperti tujuan Pak Lukas  dan juga menyangkut pendapatan daerah seperti masukan Pak Yason. 

Ini adalah masalah mengenal maraknya Judi Togel di Papua yang tak terbendungkan lagi, saya pikir sudah jelas, togel jelas-jelas tidak menunjukan Revolusi mental dan juga jelas-jelas tidak memberikan masukan untuk pendapatan daereah. Kenapa Pak Lukas Membiarkan Togel  ? Bukan Kah Papua masih menjalankan aturan OTSUS, tujuan OTSUS kan melindungi OAP ? saya rasa judi togel juga membunuh, bahkan bisa lebih kejam dari alkohol. 

Pak gubernur harusnya buka mata.  Mental orang papua sedang hancur dengan adanya togel, kalau bisa tolong bentuk satgas baru lagi untuk bisa membubarkan makelar togel di papua, toh togel pun tidak memberikan sedikit pun pemasukan  untuk daerah. 

Saya jamin mau  jika Pak Lukas tegas dengan togel, maka bukan tidak mungkin, pasti bapak akan menemukan  banyak aparat hukum yang merasa di usik ketenangannya karna sudah menjadi rahasia umum, bahwa oknum bermain kuat untuk judi togel di Papua. 

Berapa waktu lalu ketika saya berkunjung ke Papua saya bertemu dengan seorang anak pelajar, usianya baru 15 tahun, ketika saya bertemu, anak itu terlihat menggunakan stelan lengkap biru-puth, jelas seragam sekolah menengah pertama (SMP). Dia berdiri lengkap dengan lembaran-lembaran kertas yang penuh dengan cakaran-cakaran angka. Mungkin anak ini terlalu semangat untuk menyiapkan diri dalam persiapan menempuh ujian  Negara, kata saya dalam hati. Ternyata saya salah. Usut-punya usut lalu kemudian  saya mendapatkan jawaban yang sebenarnya di luar dugaan saya. anak itu dengan polos dan merasa tak bersalah mengatakan bahwa Ia adalah anak buah dari sorang tentara yang adalah bandar  besar togel.

Togel benar-benar telah merusak mental anak mudah Papua. Pak Lukas Jika duluh ko perna berpendidikan di SD dan SMP, maka tolong lihat-adik-adik mu sedang di rusaki mentalnya.  Pak Lukas saya mau bertanya, Revolusi Mental yang bapak maksud itu seperti apa ?

Pak Lukas saya ingin bertanya, Papua masih menjalankan OTSUS tapi pada saat yang bersamaan juga TOGEL telah merenggut nyawa anak mudah Papua. Togel telah mengajarkan masyarkat untuk menjadi orang "pemalas". Kenapa Bapa tutup mata ?

Apabila  Pak Lukas mau usut dengan tegas, juga  bapak akan keget karena semua PNS yang ke kantor, biasanya hanya untuk menghtung anggka. 

Jika Pemusnaan MIRAS adalah langka awal, maka jangan lupa bos-bos TOGEL juga sedang ketakutan dengan sikap tegas Bapak.  Pak Lukas jangan takut orang benar di sayang Tete Manis. 

Bogor, 13 April 2016

Ricky

This post have 7 komentar

avatar
Unknown delete April 13, 2016 at 12:06 AM

Ah, ini tulisan kelas nai...

Reply
avatar
Unknown delete April 13, 2016 at 1:28 AM This comment has been removed by the author. Reply
avatar
Unknown delete April 16, 2016 at 12:59 AM

Kerennnn sekali, bangga punya pacar seperti ko..semangaaat

Reply
avatar
Unknown delete April 16, 2016 at 12:59 AM

Kerennnn sekali, bangga punya pacar seperti ko..semangaaat

Reply

1. Dibutuhkan Kritik dan Saran Yang Membangun
2. Kritik dan Saran Harus Sesuai Konten Tulisan
3. Terima Kasih Telah Berkunjung
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post